Keseimbangan Kitab Suci Agama Abrahamik & Terjemahan
“Tuhan tidak merancangkan kejahatan dan tidak bermaksud buruk; seluruh kehendak-Nya murni untuk kedamaian, keadilan, dan kebaikan yang mutlak.”
Teks Asal: “Tuhan tidak mereka-reka yang jahat dan tidak bermaksud jahat”
Paralel Kitab Suci
- Alkitab (Yeremia 29:11): Menyuarakan janji ilahi mengenai rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan, serta secara tegas menolak rancangan kecelakaan atau bahaya.
- Al-Qur'an (QS. An-Nisa: 79): Selaras dengan doktrin utama bahwa segala kebaikan yang diperoleh manusia berasal langsung dari Allah (*apa pun kebaikan yang engkau peroleh adalah dari Allah*), sedangkan keburukan bersumber dari kelemahan dan pilihan manusia sendiri.
Gaya Bahasa Berdasarkan Konteks Kitab Suci
Gaya Bahasa Alkitabiah (Alkitab):
“Tuhan tidak merancangkan kecelakaan atas ciptaan-Nya; kehendak-Nya adalah mendatangkan damai sejahtera dan bukan mendatangkan celaka.”
Gaya Bahasa Qur'ani (Al-Qur'an):
“Allah tidak sedikit pun menghendaki kezaliman atau keburukan bagi hamba-hamba-Nya; segala sumber kebaikan murni berasal dari-Nya.”
Sintesis Harmoni Lintas Iman:
“Tuhan Yang Maha Kuasa tidak menciptakan kejahatan; kehendak ilahi-Nya teranyam murni dari kasih sayang, rahmat, dan kebenaran yang sejati.”
Comments
Post a Comment