Beberapa peribahasa/ungkapan Indonesia yang tepat untuk menggambarkan suka melihat atau mengkritik kekurangan orang lain tetapi tidak mengintrospeksi kekurangan diri sendiri:

  1. “Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.”
    → Melihat kesalahan kecil orang lain dengan jelas, tetapi tidak menyadari kesalahan sendiri yang jauh lebih besar.

  2. “Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri.”
    → Mencela atau membuka keburukan orang lain, padahal perbuatan itu dapat berbalik mempermalukan diri sendiri.

  3. “Buruk muka cermin dibelah.”
    → Menyalahkan pihak atau keadaan lain atas kekurangan diri sendiri, bukannya melakukan introspeksi.

  4. “Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak.”
    → Versi susunan terbalik dari yang pertama; maknanya sama dan sangat langsung untuk konteks ini.

  5. “Air beriak tanda tak dalam.”
    → Tidak persis sama, tetapi dapat digunakan untuk menggambarkan orang yang banyak berbicara/menilai tanpa kedalaman pemahaman atau refleksi diri.

Yang paling tepat untuk maksud Anda adalah nomor 1:

“Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.”

Makna konseptualnya: fokus eksternal terhadap kesalahan orang lain, tetapi mengabaikan kesalahan yang ada pada diri sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

[MAIN PROGRAM] UNDONE HOUSEHOLD WORKs WEB-PROGRAM v2/MAIN

PENDING ITEMs [REVISION] v0