MURKA ALLAH, PENGHAKIMAN ATAS KETURUNAN, DAN PEMISAHAN YANG BAIK DARI YANG JAHAT
Allah adalah Hakim yang adil. Murka-Nya dinyatakan terhadap kefasikan dan kejahatan. Kesalahan manusia dapat membawa akibat bagi keturunannya, tetapi setiap orang juga akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri di hadapan Allah.
PENGHAKIMAN DAN API
Pada hari penghakiman, mereka yang dinyatakan bersalah akan menghadapi hukuman yang digambarkan sebagai api. Gambaran ini mengingatkan manusia akan keseriusan penghakiman Allah terhadap kejahatan.
PEMISAHAN YANG BAIK DARI YANG JAHAT
Allah akan memisahkan yang benar dari yang fasik, sebagaimana gandum dipisahkan dari lalang. Gambaran ini terdapat dalam Matius 13:40–42 dan Matius 13:49–50.
Referensi Alkitab
- Keluaran 20:5 — Peringatan mengenai akibat kesalahan hingga keturunan.
- Yehezkiel 18:20 — Setiap orang bertanggung jawab atas dosanya sendiri.
- Matius 13:40–42 — Gambaran lalang yang dikumpulkan dan dibakar dalam api.
- Matius 13:49–50 — Pemisahan orang jahat dari orang benar.
- Matius 25:31–46 — Gambaran penghakiman dan pemisahan domba dari kambing.
- Maleakhi 3:2–3 — Tuhan digambarkan seperti api pemurni.
CATATAN: Akibat dosa yang menjangkau keturunan tidak berarti bahwa setiap keturunan otomatis menanggung kesalahan pribadi leluhurnya. Yehezkiel 18:20 menegaskan tanggung jawab pribadi atas dosa.
JUSTICE • JUDGMENT • PURIFICATION • SEPARATION
Comments
Post a Comment